You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Grudo
Desa Grudo

Kec. Ngawi, Kab. Ngawi, Provinsi Jawa Timur

SELAMAT DATANG DI WEBSITE DESA GRUDO KECAMATAN NGAWI KABUPATEN NGAWI KRITIK DAN SARAN BISA DISAMPAIKAN PADA BAGIAN BAWAH POST BERITA

Bupati Ngawi Hadir di Methil Desa Bintoyo

Administrator 01 November 2022 Dibaca 393 Kali
Bupati Ngawi Hadir di Methil Desa Bintoyo

Bupati Ngawi hadir dalam tradisi Methil (tasyakuran menjelang panen padi) di Desa Bintoyo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Senen (31/10/22) pagi. Juga hadir di kegiatan ini Sekda kabupaten Ngawi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Padas, kelompok tani, Kepala Desa Bintoyo, Perangkat Desa Bintoyo dan masyarakat.

Tradisi Methil di Desa Bintoyo merupakan peninggalan pendahulu, yang dimaknai sebagai wujud syukur atas limpahan rezeki dari penanaman padi. Methil sendiri diwujudkan dengan memanjatkan doa bersama dan dilanjut bersedekah membagikan nasi berikut lauknya.

Oni Anwar Harsono dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa, kegiatan Methil yang dilakukan oleh masyarakat Bintoyo ini merupakan tradisi syukuran para petani atas keberhasilan panen.

"Hal ini merupakan salah satu bentuk pelestarian tradisi, yang intinya sebagai wujud syukur kepada Allah atas berkah yang diberikan kepada para petani, dan berharap keberkahan panen berikutnya bisa berlanjut," tutur Ony Anwar Harsono Bupati Ngawi.

Selain untuk melestarikan tradisi, Bupati Ngawi juga menjelaskan bila tradisi Methil ini bisa dijadikan sarana sosialisasi kemandirian pertanian ramah lingkungan berkelanjutan.

"Agar pertanian di kabupaten Ngawi kembali subur," lanjutnya.

Sementara, Kadin Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, di sela-sela kegiatan ini mengatakan bila wilayahnya ada 250 hektar lahan pertanian yang menerapkan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan. Wilayah tersebut meliputi Bintoyo Sukowiyono dan Tungkurejo.

"Diharapkan ke depan petani benar-benar bisa menerapkan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan," terang Supardi.

Sedangkan untuk tradisi Methil, menurut Suparti selain melestarikan budaya juga sebagai ajang silaturahim bersama penggiat pertanian untuk mencari solusi dari permasalahan yang sering dihadapi.

 

 

 

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2023 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 3.240.658.904,14 Rp 3.240.870.209,00
99.99%
Belanja
Rp 3.279.702.992,00 Rp 3.310.503.809,00
99.07%
Pembiayaan
Rp 96.223.112,14 Rp 115.217.227,08
83.51%

APBDes 2023 Pendapatan

Hasil Aset Desa
Rp 372.376.000,00 Rp 372.376.000,00
100%
Dana Desa
Rp 1.003.500.000,00 Rp 1.003.500.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 173.677.209,00 Rp 173.677.209,00
100%
Alokasi Dana Desa
Rp 713.894.416,00 Rp 717.017.000,00
99.56%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 774.300.000,00 Rp 774.300.000,00
100%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 202.911.279,14 Rp 200.000.000,00
101.46%

APBDes 2023 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 1.223.865.392,00 Rp 1.247.566.209,00
98.1%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 1.825.635.600,00 Rp 1.825.635.600,00
100%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 54.402.000,00 Rp 54.402.000,00
100%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 21.000.000,00 Rp 24.500.000,00
85.71%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 154.800.000,00 Rp 158.400.000,00
97.73%